Tampang baru Brio

Jakarta – Sejak diluncurkan pada GIIAS 2018, All New Honda Brio memikat masyarakat Indonesia. Tercatat pada bulan November 2018, Honda Brio mencetak rekor penjualan 8.152 unit. Menjadi angka paling tinggi menjelang akhir tahun 2018.

Secara spesifik segmen Low Cost Green Car (LCGC) memberikan kontribusi angka paling banyak, yakni All New Honda Brio Satya sebanyak 6.398 unit. Sedangkan penjualan All New Honda Brio RS tercatat sebanyak 1.754 unit, lebih tinggi 36% dibandingkan bulan sebelumnya.

Angka tersebut didapatkan dari keterangan resmi yang diterima detikOto, Rabu (5/12/2018). Honda Brio dikatakan memberikan persentase 52 persen untuk angka penjualan mobil Honda.

“Pada bulan November, All New Honda Brio telah dikirimkan selama sebulan penuh kepada konsumen, setelah memulai pengiriman pertama pada pertengahan bulan Oktober,” kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy.

“Hasil penjualan di bulan lalu juga menunjukkan All New Honda Brio diterima dengan sangat baik oleh konsumen dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda.” tambah Jonfis.

Selain All New Honda Brio, produk andalan lainnya yakni New Honda HR-V 1.5L mencatat penjualan sebanyak 3.545 unit, naik 4% dibandingkan bulan lalu.

Model-model lainnya yang turut berkontribusi signifikan di bulan November adalah Honda Jazz yang terjual sebanyak 1.331 unit, diikuti Honda CR-V sebanyak 1.224 unit, Honda Mobilio terjual sebanyak 837 unit dan Honda BR-V sebanyak 316 unit

Honda Civic Hatchback mencatat penjualan sebanyak 129 unit, sementara New Honda HR-V 1.8L terjual sebanyak 112 unit. Untuk mobil Sedan, Honda Civic Sedan terjual sebanyak 134 unit diikuti Honda City sebanyak 45 unit dan Honda Accord sebanyak 11 unit.

Sedangkan pada kelas premium, Honda Odyssey membukukan penjualan sebanyak 7 unit dan Honda Civic Type R sebanyak 2 unit.

Salah satu perubahan yang menjadi andalan pada New Honda Brio yakni penggunaan transmisi CVT (Continously Variable Transmission). Dengan transmisi tersebut, diklaim New Honda Brio bakal lebih efisien dalam bahan bakar.

Transmisi CVT merupakan transmisi otomatis yang dikontrol secara elektronik dengan drive pulley dan driven pulley serta steel belt. Sistem transmisi ini tidak bekerja secara bertahap, melainkan bekerja dari kecepatan rendah ke kecepatan maksimum. Pilihan CVT saat ini terdapat pada New Honda Brio RS dan New Honda Brio Satya.

Penggunaan transmisi CVT pada New Honda Brio dikatakan Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy yakni pada efisiensi bahan bakar.

“CVT punya kelebihan banyak dibanding dengan AT yang kita perkenalkan sebelumnya. CVT bisa menambah efisiensi bahan bakat. Karakter LCGC lebih cocok dengan CVT yang hemat bahan bakar. Dengan CVT bahan bakar lebih efisien karena distribusi mesin ke roda kan lebih efisien. Kalau CVT kan gear cuma 2, jadi tidak banyak gesekan,” kata Jonfis.

Sementara itu, Manager Service Division PT HPM, Muhammad Zuhdi memastikan bahwa New Honda Brio merupakan LCGC yang pertama menggunakan teknologi CVT tersebut.

“Untuk transmisi di Honda Brio adalah LCGC pertama yang menggunakan teknologi CVT,” jelas Zuhdi kepada wartawan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dibekalinya CVT yang dilengkapi dengan Torque Converter pada New Honda Brio tak hanya untuk membuat bahan bakar menjadi semakin efisien.

Terdapat sejumlah keunggulan untuk meningkatkan performa mobil yang meliputi tenaga yang lebih kuat dalam akselerasi, performa dinamis, mengurangi berat, serta mengurangi gesekan.

“Dengan improve technology ini, tenaga dan efisiensi bahan bakar meningkat. Friksi dan bobot dikurangi serta suhu dijaga supaya tidak meningkat,’ tandasnya.