Honda Brio Satya dan Brio RS Laris Manis

Jakarta – PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatatkan wholesales (pengiriman mobil dari pabrik ke dealer-dealer) sepanjang Mei 2019 sebanyak 11.048 unit. Angka tersebut turun tipis dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 11.631 unit. Penurunan wholesales Honda merupakan hal wajar mengingat hari kerja lebih singkat karena terpotong libur lebaran.

Sama seperti catatan April 2019, di mana dua produk unggulan Honda yaitu Brio Satya dan Brio RS masih menjadi penyumbang terbesar penjualan wholesales.

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh HPM menunjukkan Brio Satya terdistribusi sebanyak 4.030 unit di Mei. Ini naik 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, Brio RS sebanyak 932 unit atau naik 30 persen dari bulan sebelumnya.

“Walaupun hari kerja efektif di bulan Mei terpotong oleh libur lebaran, namun penjualan Honda masih positif khususnya untuk All New Honda Brio Satya dan RS yang mencatat kenaikan penjualan,” ujar Jonfis Fandy sebagai Marketing and After Sales Service Director PT HPM.

Kontribusi dari Model Lain


Selain Honda Brio Satya dan Brio RS model lainnya juga turut memberikan kontribusi bagi penjualan wholesales Honda sepanjang Mei 2019.

Honda Mobilio mencatatkan penjualan wholesales sebesar 1.888 unit, Honda HR-V 1.5L sebanyak 1.542 unit dan Honda Jazz sebanyak 1.085 unit. Sementara itu, Honda CR-V terjual sebanyak 750 unit, diikuti Honda BR-V sebesar 538 unit dan Honda Civic Hatchback sebesar 88 unit.

New Honda Mobilio RS makin sporty dengan garnish oranye di kabin .
Masih pada bulan yang sama, Honda HR-V 1.8L membukukan penjualan sebanyak 79 unit, Honda Civic Sedan sebanyak 66 unit, Honda City sebanyak 37 unit dan Honda Odyssey sebanyak 13 unit.
Secara keseluruhan Januari sampai Mei 2019, PT HPM mencatatkan wholesales sebanyak 51.524 unit.

“Kami yakin tren tersebut dapat dipertahankan di bulan-bulan berikutnya melalui berbagai program penjualan dan partisipasi di ajang pameran otomotif,” pungkas Jonfis.

Beli Mobil Honda Gratis Uang Bensin Sampai Akhir Tahun

Kabar gembira untuk sobat Honda semua.

Sekarang beli mobil Honda,gausah pusing lagi mikirin buat uang bensin, yupz betul sekali kita bayarin uang bensin sampai dengan akhir tahun.Khusus untuk sobat Honda yang melakukan pembelian unit Mobilio atau BR-V di periode Bulan Juni 2019,aan mendapatkan hadiah GRATIS uang bensin sampai dengan akhir tahun loh.

Menarik kan sobat Honda,so tunggu apalagi segera lakukan pemesanan sekarang juga jangan tunda tunda,karena yang namanya penyesalan selalu datang di akhir,jadi jangan sampai tunggu promonya berakhir.

Honda BR-V VS Honda Mobilio : eksterior beda, tapi interior mirip. Seperti yang kita ketahui, Honda BR-V memang dibuat dari platform yang sama dengan Honda Mobilio. Hal ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari MPV menjadi crossover tujuh penumpang.

Namun jika kita tilik ke dalam kabin kabinnya, sebenarnya masih terasa mirip dengan Honda Mobilio. Terutama bagian dasbor. Apalagi Honda baru saja meluncurkan Honda Mobilio facelift dengan dasbor baru mirip punya Honda BR-V. Setir pun sama.

Perbedaannya ada pada audio yang bisa terkoneksi dengan smartphone melalui Bluetooth, HDMI, Android dan iOS. Tak hanya itu, beda audio Honda Mobilio dengan Honda BR-V adalah terdapat fitur Nanoe pada audio Honda BR-V.

“Kabin Honda BR-V memang mirip, namun tetap lebih mewah dengan dominasi warna hitam. Kemudian, kursi Honda BR-V jelas lebih nyaman dari Honda Mobilio, karena selain lebih tebal, juga punya headrest yang bisa diatur ketinggiannya. Artinya, tidak menyatu dengan sandaran kursi seperti pada Honda Mobilio dan Honda Brio,” tutup Jonfis.

Sekeras apapun usaha yang saya lakukan untuk menghindari macet, akhirnya kena juga pas perjalanan pulang dari berlibur. Tepatnya pada rute Batu Karas, Cijulang menuju rumah di Jatibening, Bekasi . Tapi di sini justru terbukti bahwa konsumsi BBM Honda BR-V terbukti irit.

Berangkat dari Batu Karas jam 13.30 WIB, saya dan kerabat melalui jalur utama tempat wisata ini yakni Batu Karas-Banjar-Ciamis-Nagrek-Cipularang-Cikampek-Jatibening. Di waktu liburan biasa, rute ini biasanya membutuhkan waktu tempuh kurang-lebih 10 jam perjalanan.

Namun ternyata kepadatan libur lebaran masih belum usai. Selepas Banjar, arus lalin terhambat hingga Nagrek. Mobil bisa berhenti sampai 30-60 menit sebelum mulai bergerak lagi. Untungnya stok logistik makanan dan minuman ada banyak di mobil. Pun dengan tangki BBM yang selalu terisi minimal 3/4 penuh. Totalnya saya membutuhkan 17,5 jam untuk mencapai rumah.

Hebatnya, meski sudah diperkeruh oleh kemacetan ini, konsumsi BBM rata-rata BR-V bisa mencapai 10,9 km/l. Terhitung hemat karena melampaui angka psikologis hemat BBM yaitu 10 km/l. Tapi memang angka itu sangat random karena di hari-hari sebelumnya saya sempat mendapat perjalanan relatif lancar.

Enaknya lagi, tenaga Honda BR-V merupakan yang terbesar di kelas Compact SUV 1.500 cc 7 penumpang. Menyalip di tanjakan pun mudah dilakukan. Begitu juga dengan cruising di jalan tol yang bisa sangat rendah putaran mesinnya berkat transmisi CVT.

All New Honda City Tertangkap Kamera di Thailand!

Setelah beberapa kali Honda Jazz generasi terbaru tertangkap kamera diuji jalan, kini gilirang sang saudara dekat yaitu Honda City yang sedang diuji jalan. Nah, namun kali ini sosok Honda City yang terjepret kamera lokasinya tidak terlalu jauh dari negeri kita tercinta, yaitu di kawasan Thailand. Yap, All New Honda City sedang dites jalan di Thailand, yang pada dasarnya adalah salah satu basis produksi dari sedan kompak Honda ini sekarang.

Nah, ada beberapa foto yang tersebar baru – baru ini, yang kami kutip dari laman media sosial Facebook milik Drive Master Page. Dari beberapa foto ini, kita bisa melihat sisi depan dan belakang dari All New Honda City tersebut, walaupun memang tidak jelas. Kita coba breakdown satu per satu. Dari sisi depan, terlihat bahwa mobil ini masih akan menggunakan grille ala Honda masa kini yang menyambung ke sisi atas lampu. Terlihat juga bahwa lampu dari All New Honda City ini masih akan berbentuk sipit, menyesuaikan dengan bentuk lampu dari sang kakak, Honda Civic.

Nah, jika diperhatikan, garis kap mesin dari mobil ini cukup jelas, dan bentuknya sangat berbeda dengan pedahulunya. Velg yang digunakan sendiri adalah velg multispoke dengan laburan warna hitam. Pindah ke sisi belakang, terlihat ada antena model shark fin yang nampaknya bakal menjadi standar di mobil ini kelak, dan juga lampu belakang yang sepertinya menjadi lebih sipit dari pendahulunya. Khusus untuk lampu, sepertinya All New Honda City tidak akan mengikuti bentuk lampu C-Shape seperti saudara – saudaranya, katakanlah Honda Civic Turbo, Honda Brio, Honda CR-V, All New Honda Accord Turbo, dan Honda Amaze.

Nah, di buritan All New Honda City ini juga terlihat ada tarikan garis yang membentuk ala – ala ducktail. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai sosok All New Honda City ini, namun kabarnya sedan kompak dari Honda ini akan diperkenalkan secara global pada penghujung tahun 2019 ini. Ini artinya, All New Honda City bakal dirilis setelah All New Honda Jazz yang kabarnya bakal mengaspal pada bulan Oktober 2019 mendatang. Honda City generasi keenam yang berkode GM6 sendiri sudah diperkenalkan sejak tahun 2014 silam, dan nampaknya memang sudah waktunya bagi Honda untuk meremajakan jagoannya di segmen sedan kompak ini.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Semarak Mudik Bersama Honda

Menyambut musim Lebaran tahun 2019, dapatkan berbagai hadiah langsung dalam Program “Semarak Mudik bersama Honda”.

Program ini berlaku bagi konsumen yang melakukan pembelian mobil Honda Mobilio dan Honda BR-V pada periode Mei 2019.

Dapatkan hadiah langsung berupa;

  • uang tol senilai Rp 2 Juta,
  • uang bensin senilai Rp 2,5 juta,
  • gratis paket perawatan berkala, dan
  • parcel senilai Rp. 2,5 juta (syarat dan ketentuan berlaku).

Selain itu bagi konsumen yang melakukan pembelian Honda Mobilio sepanjang bulan Mei akan mendapatkan tambahan cashback senilai Rp 5 juta melalui program “Honda Loyalist” atau “Apresiasi Dunia Pendidikan” (syarat dan ketentuan berlaku).

Sementara itu, konsumen yang melakukan pembelian Honda BR-V di periode yang sama juga akan mendapatkan tambahan cashback Rp 5 juta melalui program “Honda Loyalist” atau “Honda Upgrader” (syarat dan ketentuan berlaku).

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program-program tersebut, konsumen dapat menghubungi dealer Honda terdekat .

Dapatkan juga berbagai informasi mengenai bengkel dan posko Honda Siaga dengan lebih mudah melalui Aplikasi Honda Siaga yang dapat diunduh melalui App Store dan Play Store secara gratis.

Dealer dan posko Honda Siaga akan mulai beroperasi pada periode 30 Mei – 9 Juni 2019.

Test Drive New Honda BRV 2019

Segmen pasar Low SUV memang masih belum seramai segmen pasar Low MPV, namun dalam beberapa tahun terakhir ini pabrikan otomotif di Indonesia nampaknya mulai menggarap serius pasar ini. Dan salah satu pabrikan yang cukup mengejutkan saat menghadirkan produknya di kelas LSUV adalah Honda. Muncul pertama kali di tahun 2015, Honda BR-V menggebrak pasar LSUV yang kala itu dihuni oleh duet Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Kemunculan Honda BR-V dengan tampang yang lebih modern membuat kedua LSUV yang sudah terlebih dahulu hadir itu terlihat usang.

Lantas, saat ini sudah hampir 4 tahun Honda BR-V melanglang buana di jalanan tanah air. Para rival pun kini juga sudah berbeda, karena duet LSUV pesaing Honda BR-V tersebut sudah berbenah diri secara total, belum lagi munculnya penantang baru dari Tiongkok yang menggunakan mesin dengan tambahan turbo. Nah, kondisi ini membuat pihak Honda Prospect Motor (HPM) selaku APM dari Honda di tanah air pun memutar otak dan memberikan added value pada Honda BR-V versi terbaru. Yap, New Honda BR-V 2019 diperkenalkan di Indonesia International Motor Show 2019, dan baru saja pihak HPM mengundang kami dan rekan media lainnya untuk merasakan bagaimana sensasi berkendara dengan New Honda BR-V.

Sekilas Pandang
Nah, banyak yang berpendapat bahwa New Honda BR-V 2019 tidak akan terlalu banyak berbeda dari segi berkendara, karena memang ubahan yang hadir di mobil ini banyak berkutat di sisi eksterior dan interior. Pendapat tersebut tidaklah salah, namun di satu sisi, perubahan yang dilakukan oleh Honda pada New Honda BR-V juga cukup positif. Kami sendiri lebih senang menyebut bahwa New Honda BR-V kali ini telah menyempurnakan diri dibandingkan dengan versi sebelumnya. Ada beberapa catatan yang memang menjadi pekerjaan rumah bagi Honda BR-V versi terdahulu yang nampaknya sudah digaris bawahi oleh pihak Honda dan disempurnakan.

Salah satunya ada pada bagian eksterior. Jika sebelumnya banyak yang mengeluhkan dengan bentuk side body moulding Honda BR-V yang terlalu lebay, kini bagian tersebut sudah dikoreksi dan kembali seperti semula. Untuk bagian depan, kini New Honda BR-V tipe Prestige menggunakan grille berkelir hitam yang nampak lebih proper dengan kesan sporty yang dibangun. Sedangkan untuk skidplate berkelir silver memang agak terlalu ‘wah’ dengan bentuk yang melebar ke samping, namun masih bisa diterima. Sedangkan aksen krom di sisi bawah bumper dan di sekeliling housing lampu kabut masih dalam taraf wajar.

Di sisi samping, New Honda BR-V Prestige mendapatkan velg baru dengan ukuran 16 inci dan laburan warna dual tone. Secara bentuk, tak ada yang salah dengan velg ini, namun secara konsep kami merasa bahwa velg ini lebih berasa elegan dibandingkan sporty, padahal kesan sporty-lah yang harusnya ada di New Honda BR-V. Nah, di sisi samping sebelah kanan, ada yang menarik di bagian handle pintunya, dimana bagian ini kini memiliki tombol bulat mungil yang merupakan tombol passive keyless entry. Sayangnya, akses tombol ini hanya ada di sisi kanan saja, sedangkan di sisi kiri tidak ada. Krom juga diberikan di side skirt mobil ini, dan roof rail tetap ada di atapnya.

Pindah ke belakang, New Honda BR-V menggunakan bumper belakang baru dengan bentuk yang lebih sporty. Krom di atas tatakan plat nomor dan di antara kedua lampu belakang masih dipertahankan. Sedangkan aksen silver di bagian bumper belakangnya dibuat senada dengan sisi depan yang melebar hinga ke sisi ujung bumper. Oiya, roof spoiler yang diberikan di New Honda BR-V ini bentuknya baru, menemani antena model sirip hiu yang sama seperdi pendahulunya. Untuk tipe Prestige ini New Honda BR-V juga sudah mendapatkan kemera mundur dan muffler cutter. Oke, cukup eksteriornya, kita pindah ke interior.

Masuk ke sisi dalam mobil ini, yang paling menarik perhatian kami ada pada bentuk setir mobil ini. Bagaimana tidak, setir dari New Honda BR-V ini sudah tidak menggunakan milik Honda Brio lagi, melainkan menggunakan milik Honda BR-V versi Thailand dan Malaysia. Setir ini sendiri notabene adalah setir yang sama dengan milik Honda Civic FD dan Honda Jazz GE serta beberapa produk seangkatan, lumayan bisa nostalgia. Setir ini sudah dilapis kulit dengan real stitching warna merah yang juga diberikan di gear lever-nya. Oiya, head unit dari New Honda BR-V juga sudah berubah dan kini sudah model floating ala Honda kekinian.

Sayangnya, head unit ini memang hanya ada di tipe tertinggi saja. Oiya, konektivitas Weblink juga sudah disediakan di head unit New Honda BR-V walau harus terhubung via kabel. Di konsol tengah, AC dari New Honda BR-V ini sudah dibekali fitur Auto, dan center armrest yang juga adalah konsol box di versi terdahulu sudah dihilangkan. Jok mobil ini sudah dilapis kulit dengan warna dominan hitam, jahitan warna merah dan juga aksen warna merah di sisi tengah. Sayangnya, kursi ini memiliki ketebalan yang tak berubah dari versi terdahulu, alias masih cukup tipis. Berikutnya, di bagian armrest pada doortrim kini sudah diberikan aksen softtouch berwarna merah maroon yang cukup empuk dan ada di keempat pintunya.

Untuk bangku baris kedua pun kini sudah memiliki 3 buah headrest yang proper, berikut dengan seatbelt-nya yang membuat mobil ini secara proper bisa disebut 7 seater. Masih dari bangku baris kedua, pihak Honda mengklaim bahwa kursi baris keduanya kini lebih tebal, dan nampaknya memang iya walaupun tidak siginifikan. Tweeter juga sudah diberikan untuk menambah peforma audio mobil ini, senada dengan hadirnya seat high adjuster di kursi pengemudi. Sisanya, perubahan hanya ada di bentuk pattern dari aksen di dashboard mobil ini.

Let’s Drive

Nah, tentunya setelah membahas tuntas mobil ini luar dan dalam, maka kami langsung mengendarai mobil ini. Titik start awal dari perjalanan kami bersama New Honda BR-V berada di Eden Resto, Semarang. Dari titik ini, kami menuju 3 buah spot yang instagramable di kota Semarang, antara lain adalah di Bowery Cafe, Ohana Cafe, dan juga di Goodfellas Cafe. Dalam perjalanan ke 3 titik ini, kami masih belum merasakan adanya perbedaan antara New Honda BR-V dengan versi terdahulunya dalam hal berkendara. Mobil ini menerjang kemacetan kota semarang di jam makan siang untuk menuju titik – titik pengambilan foto di 3 cafe yang kami sebutkan diatas.

Setelah bergerilya mencari foto dengan angle terbaik di tiga titik tersebut, perjalanan berlanjut menuju Nestcology Cafe untuk santap siang. Nah, setelah rekan media mengisi bensin untuk perut masing – masing, kami pun bersiap untuk berkonvoi-ria menuju ke kota Jepara. Perjalanan yang kami tempuh mengharuskan kami berkendara selama 2,5 jam jika sesuai dengan prediksi awal, namun keadaan lalu lintas membuat perjalanan menjadi 3,5 jam. Nah, dalam perjalanan ini, sejatinya kami tidak bisa terlalu merasakan bagaimana impresi berkendara dari New Honda BR-V, karena jalanan yang ditempuh cukup mulus, dan juga format konvoi membuat rekan media harus menjaga jarak sedekat mungkin supaya tidak terputus.

Berhubung ada sedikit kesalahan teknis, ada sedikit perbedaan skenario yang kami alami. Namun justru karena itulah kami bisa merasakan New Honda BR-V di jalanan yang memang seharusnya menjadi ‘Ujian’ bagi mobil ini. Yap, kami mengambil jalan tikus yang lebih sempit, tidak rata, dan juga bergelombang. Di jalanan ini, kami merasakan bahwa suspensi dari New Honda BR-V sedikit lebih empuk dibandingkan dengan versi terdahulu. Apalagi jika kalian bandingkan dengan duet rival mobil ini yang kini memiliki suspensi yang stiff, jelas suspensi dari New Honda BR-V ini lebih manusiawi dan tidak mengocok perut. Singkatnya, orang yang mudah mabuk di perjalanan bakal lebih menerima bantingan Honda BR-V baru.

Dari sisi pengendalian, handling mobil ini masuk kategori biasa saja, dan feedback dari setir mobil ini masih kurang. Mesin dan transmisi New Honda BR-V pun tidak mendapatkan sentuhan apapun, sehingga rasa berkendara dengan mesin 120PS dan transmisi CVT-nya pun masih sama saja. Transmisi CVT-nya terbilang halus, walaupun masih butuh jeda untuk mesin merespon saat kita menginjak gas dalam-dalam. Nah, berhubung mobil ini menggunakan CVT, maka tentu beberapa dari kalian berharap angka konsumsi BBM-nya bakal irit, namun berhubung konvoi membutuhkan kesigapan untuk bermanuver dan menginjak gas, maka di akhir perjalanan kami hanya mampu membukukan angka 10 km per liter.

Boros? Ya karena memang dieksplorasi tenaganya, namun jika kalian ingat kembali, bung Hillsat pernah membawa mobil ini di rute lain dan mendapatkan angka 14,6 km per liter untuk kontes irit. Overall, dari sisi berkendara mobil ini masih mobil yang sama, hanya saja kami merasakan ada sedikit peningkatan di sisi bantingan suspensi. Sisanya, tidak ada perbedaan berarti antara New Honda BR-V dengan generasi pendahulunya.

Kesimpulan
Jadi, setelah 2 hari menggunakan New Honda BR-V dengan rute keliling kota Semarang dengan jalanan meliuk – liuk, konvoi dengan tingkat konsentrasi tinggi, jalan tikus yang mampu mengeksplorasi kaki – kaki dan pengendalian mobil, maka kami menyimpulkan bahwa di versi New Honda BR-V 2019 ini pihak Honda memang sengaja Menyempurnakan LSUV mereka. Pihak Honda juga memberikan tema ‘Comfort Zone’ pada Media Test Drive kali ini yang awalnya membuat kami mengernyitkan dahi. Namun setelah mengeksplorasi hal baru di dalam New Honda BR-V ini, maka kami bisa setuju bahwa Comfort Zone masih menjadi tema yang masuk akal bagi mobil ini.

Mengapa? Karena kami harus mengakui bahwa penambahan dan perubahan yang ada di New Honda BR-V ini memberikan nilai tambah dalam hal Comfort. Contohnya, jok kulit yang lebih mudah kalau ingin dibersihkan, push start stop button dan passive keyless entry yang memberikan kenyamanan dalam mengakses dan menghidupkan mesin, lalu panel soft touch di doortrim dan juga hadirnya tweeter dan headrest penumpang tengah baris kedua yang memang ditujukan untuk menambah comfort. Selain itu, lapisan kulit di setir dan gear lever juga tak bisa kami sampingkan.

Namun, apakah penempurnaan diri dari New Honda BR-V ini bakal mampu membuatnya bersaing dengan duet LSUV dari merk sebelah dan pendatang baru dari China? Hanya waktu dan konsumen yang bisa menjawabnya. Hanya saja, kami merasa bahwa penyempurnaan diri dari New Honda BR-V ini nampaknya bakal menjadi fase terakhir sebelum nantinya generasi terbaru dari mobil ini bakal hadir di tanah air. Jadi, dengan tawaran terbaru dari New Honda BR-V, kami rasa pihak Honda ingin menawarkan LSUV yang lebih ‘sempurna’ dari versi terdahulu. Kalau menurut kalian bagaimana?

Honda X-NV Concept : Kembaran HR-V Bertenaga Listrik

Dikutip dari Autonetmagz.com,Tentunya kalian masih ingat tahun lalu pihak Honda di China memamerkan sebuah mobil konsep yang diberi nama Honda Everus EV yang notabene adalah sebuah Honda HR-V namun bertenaga listrik. Mobil itu lantas masuk jalur produksi dan bernama Honda Everus VE-1 yang berstatus CDM alias untuk pasar China only. Di Gelaran Shanghai International Auto Show 2019, pihak Honda kembali bermain – main dengan basis Honda HR-V dan kembali menelurkan sebuah mobil listrik yang diberi nama Honda X-NV Concept.

Jika kalian perhatikan bentuk Honda X-NV Concept ini mungil, kalian tak akan perlu waktu lama untuk mengetahui bahwa mobil ini dibuat dari basis Honda XR-V alias Honda HR-V versi China. Nah, padahal pihak Honda sudah memiliki Honda Everus VE-1 di China untuk mengisi pasar mobil listrik disana, lalu mengapa pihak Honda kembali menghadirkan Honda X-NV Concept?

Jawabannya sederhana, karena di China pihak Honda memiliki dua joint venture. Honda Everus VE-1 sendiri merupakan produk yang dikembangkan oleh GAC-Honda, sedangkan Honda X-NV Concept merupakan produk yang dirancang oleh Honda Motor China Technology Co., Ltd bersama Dongfeng Honda.

Nah, jika Honda Everus VE-1 sangat mirip dengan Honda HR-V, pun begitu dengan Honda X-NV Concept yang juga sangat mirip dengan Honda XR-V, terutama bagian sampingnya. Baik Honda X-NV Concept maupun Honda Everus VE-1 Concept sama – sama mengusung warna putih, atap hitam, spion yang kecil dan lancip serta aura warna biru di beberapa bagian body.

Selain itu, Honda X-NV Concept juga memiliki port pengisian daya yang posisinya di depan, di bagian grille mobil seperti milik Honda Everus VE-1 Concept. Velg dari Honda X-NV Concept ini juga cukupan, walau agak terlalu biasa untuk sebuah mobil konsep. Berita baiknya, versi produksi massal dari Honda X-NV Concept sendiri bakal segera diproduksi di China.

Kabarnya, semester kedua tahun 2019 ini bakal menjadi waktu peluncuran dari versi produksi massal Honda X-NV Concept sebagai mobil listrik khusus pasar China. Dan peluncuran ini sendiri menjadi bagian dari rencana Honda untuk meluncurkan 20 mobil bertenaga listrik hingga tahun 2025 mendatang. Per tahun 2020 mendatang pihak Honda juga bakal memperkenalkan jajaran produk PHEV mereka di pasar global. Salah satu yang paling dinantikan adalah sosok Honda HR-V generasi terbaru yang kabarnya bakal hadir dengan skema PHEV dan juga varian berbentuk coupe SUV. Nah, sayangnya kita belum bisa berharap banyak produk – produk tersebut bakal masuk ke Indonesia dalam waktu dekat karena regulasi & infrastruktur di Negeri kita belum sepenuhnya siap.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Honda Prospect Motor Rayakan HUT ke-20,Brio Mulai diekspor

Dikutip dari AutonetMagz.com, PT. Honda Prospect Motor(HPM) sebagai agen pemegang merek mobil di Indonesia merayakan HUT ke- 20 tahun. Perayaan ini diselenggarakan di pabrik HPM di Karawang, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, Duta Besar Jepang Masafumi Ishii, Chief Officer for Regional Operations(Asia & Oceania) Honda Motor Co.,Ltd juga President and CEO Asian Honda Motor Co.,Ltd Masayuki Igarashi,dan President Director PT. HPM Takehiro Watanabe.

Sedikit membahas sejarah, PT. HPM didirikan pada 1999 sebagai kerjasama antara PT. Prospect Motors dan Honda Motor Co.,Ltd. PT. Prospect Motor merupakan distributor tunggal Honda sejak 1973 yang merupakan tonggak sejarah penjualan Honda di Indonesia. Pada 2003, HPM mulai memproduksi mobil setelah memdirikan pabrik di Karawang. Pada 2012, HPM mendirikan pabrik kedua untuk meningkatkan kapasitas produksi. Saat ini, pabrik HPM memproduksi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda Jazz, Honda HR-V dan Honda CR-V. Dari tahun ke tahun, HPM juga telah meningkatkan kandungan lokal pada produksinya hingga mencapai 89% pada tahun 2019.

Selain memproduksi mobil untuk pasar domestik, HPM juga mengekspor mobil ke beberapa negara. Ekspor komponen mobil pertama kali dilakukan melalui PT Prospect Motor pada tahun 1992 ke berbagai negara meliputi Jepang, Thailand, Malaysia, India, Pakistan, Filipina, Vietnam, Brazil, Argentina, Meksiko dan Taiwan. Ekspor mobil secara utuh mulai dilakukan tahun 2009, dengan Freed sebagai model pertama ke Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam. Lalu di 2019 ini, HPM mulai mengekspor All New Honda Brio ke Vietnam dan Filipina ditandai dengan pelepasan produksi pertama yang dilakukan bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-20 HPM. Honda Brio untuk ekspor memiliki perbedaan dengan pasar lokal, yakni setir kiri dan tidak memiliki headunit.

Dalam sambutannya, Masayuki Igarashi mengatakan, “Indonesia adalah pasar yang penting untuk bisnis Honda, dan Indonesia juga telah menjadi kontributor utama dalam penjualan Honda di wilayah Asia dan Oceania. Untuk mewujudkan komitmen kami terhadap pasar Indonesia, kami telah meningkatkan investasi melalui pembangunan berbagai fasilitas serta memproduksi beberapa model yang dikembangkan khusus untuk konsumen Indonesia.”

Sementara itu, Takehiro Watanabe berharap agar merasa butuh dengan kehadiran HPM di Indonesia dan percaya HPM mampu memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. “Selama 20 tahun, HPM terus berusaha menjadi perusahaan yang diinginkan kehadirannya oleh masyarakat Indonesia. Indonesia adalah salah satu contoh ideal yang menggambarkan kebijakan produksi Honda, yakni ‘melakukan produksi dimana terdapat permintaan, dengan mengoptimalkan sumber daya lokal’. Kami percaya bisnis Honda di Indonesia akan terus membawa kontribusi positif terhadap industri dan masyarakat di negara ini.”

All New Honda Brio Satya dan Brio RS Pimpin Penjualan di Awal Tahun 2019

All New Honda Brio Satya dan All New Honda Brio RS mengawali tahun 2019 dengan kembali menjadi model dengan penjualan tertinggi untuk Honda. Kedua produk tersebut juga memimpin penjualan di segmennya masing-masing pada bulan Januari 2019 lalu.

All New Honda Brio Satya mencatat penjualan sebesar 4.798 unit dan menguasai 28% pangsa pasar di segmen LCGC. Sementara itu, All New Honda Brio RS terjual sebanyak 1.699 unit di bulan Januari lalu dan memimpin pasar City Car dengan pangsa pasar hingga 87%.

Secara total, kedua model tersebut memberikan kontribusi hingga 65% dari keseluruhan penjualan mobil Honda di bulan Januari 2019, yang tercatat sebanyak 10.064 unit.

Selain All New Honda Brio, kontribusi untuk penjualan Honda juga datang dari produk lainnya, yaitu Honda Jazz yang mencatat penjualan sebanyak 1.423 unit, Honda HR-V 1.5L sebanyak 1.171 unit dan Honda HR-V 1.8L sebanyak 357 unit. Kemudian, Honda CR-V terjual sebanyak 376 unit, dilanjutkan Honda BR-V sebanyak 166 unit, Honda Civic Hatchback sebanyak 27 unit dan Honda City sebanyak 15 unit.

Sementara itu, Honda Mobilio terjual sebanyak 32 unit di bulan Januari seiring dengan berakhirnya produksi model sebelumnya, menjelang diluncurkannya model terbaru New Honda Mobilio pada 21 Februari lalu di Jakarta.

Jonfis Fandy sebagai Marketing & After Sales Service Director mengatakan, “Penjualan Honda di segmen LCGC & City Car telah memberikan kontribusi yang signifikan dengan hadirnya generasi terbaru All New Honda Brio. Penjualan Honda di bulan-bulan berikutnya tentunya juga akan didukung penyegaran model yang kami lakukan di awal tahun ini, terutama dari Honda Mobilio dan Honda Civic yang baru saja kami luncurkan.”

Honda Mobilio 2019 Test Drive : Adu Irit Citos – Ancol

New Honda Mobilio 2019

Dikutip dari AutonetMagz.Com , Honda Mobilio yang belum lama ini diluncurkan memang hanya mengandung ubahan kosmetik dan sedikit update fitur. Perintilan macam projector headlamp, antena shark fin, pelek baru dan head unit baru memang tidak terdengar banyak, tapi syukurlah harganya tidak naik. Belum lama ini, PT. Honda Prospect Motor mengundang media untuk test drive dari Cilandak Town Square hingga Ancol dengan menggunakan Mobilio baru di acara Media Test Drive.

Dimulai dari area Citos, Honda menyiapkan 20 unit Honda Mobilio E CVT untuk dicoba. Sebelum berangkat, rupanya 3 dari 20 mobil yang disiapkan mengalami sedikit kendala, yakni head unit yang tidak menyala. Setelah diperiksa, rupanya sekringnya belum terpasang dengan benar, dan untungnya 17 mobil yang lain tidak ada masalah berarti. Kami di mobil nomor 14 dan langsung meluncur sesuai rute yang diputuskan.

Rutenya adalah dari Citos ke checkpoint pertama di rest area tol Serpong, lalu exit di BSD buat masuk lagi ke tol Serpong lalu masuk lagi ke tol JORR dan maju terus sampai ke checkpoint kedua di Pantai Indah Kapuk. Habis dari PIK, peserta diarahkan ke Ancol sebagai titik akhir rute test drive. Saat briefing, dijelaskan bahwa test drive kali ini juga sekalian adu irit-iritan antar 20 mobil.

Saya dan rekan-rekan media lain duduk bertiga di dalam Honda Mobilio E CVT nomor urut 14, dan kami sepakat untuk tidak benar-benar total mencapai angka seirit-iritnya. Kami normal saja, AC nyala, head unit nyala, kalau harus kickdown ya kickdown, sebagaimana normalnya orang lain nyetir mobil. Peserta lain ada yang total sampai tidak menyalakan AC, tidak menyalakan head unit dan mengusahakan mengemudi irit, tapi kami tidak terlalu peduli, Jakarta panas.

Seperti yang bisa diduga, driving experience Honda Mobilio 2019 tidak ada bedanya dengan yang sebelumnya. Suspensi sedikit stiff, pengendalian mantap dan akurat, setir enteng serta responsif, body roll termasuk minim untuk ukuran MPV. Suara dari kolong dan suara angin agak masuk saat kecepatan di 100 km/jam, dan CVT-nya sepertinya memang diset untuk efisiensi, sebab saat kecepatan 80 km/jam konstan, RPM hanya manteng di 1.000 RPM lebih sedikit.

Tenaga mesinnya tidak ada bedanya, tetap yang terbesar di kelasnya dan memang terasa demikian, apalagi jika pernah merasakan Mobilio manual. Sepanjang perjalanan, kami terjebak kemacetan sekitar 3 kali. Pertama saat mau masuk tol JORR dari Citos, kedua di tol JORR menuju PIK, ketiga saat mau masuk tol Grogol menuju Ancol. Hasilnya, dari Citos sampai Ancol tanpa harus memanggang diri di dalam karena AC kami tetap nyala, kami mencetak 14,8 km/liter.

Lumayan, menimbang-nimbang kami kena macet 3 kali. Kontestan lain ada yang mendapat hasil di atas 20 km/liter. Overall, mobil ini memang tidak terlalu berubah dibandingkan versi sebelumnya, ia tetap sama dalam hal driving experience. Kami berharap karena Honda Brio sudah diperbaru dan Mobilio sudah dapat kosmetik ringan, saatnya Honda BR-V diubah juga biar tidak kalah saing dengan rivalnya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

New Honda Mobilio 2019 Dirilis, Pakai Lampu Proyektor & Velg Baru

New Honda Mobilio E 2019

Dikutip dari Autonetmagz.com– Sengit, itulah gambaran yang ada di dalam benak kami saat melihat peta persaingan LMPV di Indonesia pada tahun 2019 ini. Nah, persaingan di segmen ini makin panas dengan langkah terbaru Honda yang menghadirkan New Honda Mobilio 2019. Lantas, apa yang ditawarkan di New Honda Mobilio 2019 ini? Apa saja ubahan yang terjadi? berhubung versi ini adalah versi minor change, bukannya versi All New. Mari kita bahas lebih jauh.

New Honda Mobilio RS 2019

Nah, patut kalian ketahui, bahwa ubahan paling frontal dari New Honda Mobilio 2019 ada di trim atas, yaitu trim RS. Ubahannya antara lain adalah penggunaan lampu dengan model Proyektor yang juga hadir di trim E, lalu penggunaan velg baru model two tone dengan bentuk yang lebih segar, dan juga penggunaan grille yang sedikit disegarkan. Selain itu, ada juga LED DRL di lampu depan dari trim RS New Honda Mobilio 2019. Oiya, khusus untuk trim RS juga ada skema warna two tone dengan atap berkelir hitam yang mengharuskan kalian menambah biaya 1,5 juta Rupiah.

Selain itu, masih dari sisi eksterior, ada ubahan seperti lampu belakang yang diberi aksen smoke, dan antena model shark fin yang diklaim baru. Masuk ke sisi dalam, ubahan terjadi di sisi dalam dengan penambahan aksen berkelir orange yang juga muncul di Honda Brio. Selain itu, head unit dari New Honda Mobilio 2019 juga baru dengan ukuran 8 inci. Ubahan lainnya ada pada penyegaran meter cluster dengan logo RS, dan juga kursi yang kini sudah mendapatkan jahitan warna orange. Fitur lain seperti HSA, dan VSC serta 6 buah speaker dan Auto AC masih ada di trim RS. Lantas bagaimana dengan trim E kebawah?

Untuk sisi eksterior kini trim E menggunakan velg dual tone milik Honda Mobilio RS lawas, menemani LED DRL dan aero kit yang baru diberikan di update terbaru ini. Untuk sisi interior, ubahan di trim E kebawah hanyalah perubahan warna dashboard dan juga penggunaan head unit baru dengan layar sentuh berukuran 6,2 inci. Takehiro Watanabe, President Director PT HPM mengatakan, “Honda Mobilio merupakan produk yang penting karena sejak awal dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dan telah memberikan kontribusi signifikan bagi Honda di Indonesia. Karena itu, kami terus melakukan penyegaran terhadap model ini untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen.”

Harga New Honda Mobilio 2019

Untuk banderol, kini kesemua varian New Honda Mobilio 2019 naik 1 juta Rupiah dari versi sebelumnya, dan varian E Special Edition sudah tidak dipasarkan lagi. Untuk harga, kalian bisa lihat dari gambar diatas ini. Jadi, bagaimana tanggapan kalian atas New Honda Mobilio 2019 ini?

New Honda Civic Turbo 2019

Sesuai dengan prediksi kami sebelumnya, Honda Civic Turbo Facelift adalah produk kedua yang akan diperkenalkan oleh pihak HPM bersamaan dengan New Honda Mobilio 2019. Hal ini wajar, karena Honda Civic Turbo Facelift merupakan produk impor dari Thailand, dan di Thailand sendiri unit facelift dari sedan berturbo ini sudah diperkenalkan. Lantas, apa saja yang baru di Honda Civic Turbo Facelift ini? Yuk kita bahas.

Untuk sisi eksterior, ubahan paling kentara dari Honda Civic Turbo Facelift ini ada pada Front Lower Bumper yang baru. Selain itu, komponen yang ikut berubah adalah Rear Chrome Lower Garnish, dan LED Fog Light yang dilengkapi dengan Chrome Garnish. Tak berhenti sampai disana, Honda Civic Turbo Facelift juga hadir dengan menggunakan velg baru berukuran 17 inci yang sudah dilabur warna dual tone. Selain itu, tidak ada ubahan lain yang cukup berarti di sisi eksterior mobil ini. Berikutnya ubahan lain juga hadir di sisi interior dari mobil ini.

Ubahan yang cukup terlihat ada pada bentuk kursi yang baru. Selain itu, yang menarik ada pada penambahan kursi elektrik Power Seat Adjuster 4-way pada kursi penumpang. Masih di kabin Honda Civic Turbo Facelift, spion dari sedan turbo ini juga sudah diperlengkapi dengan fitur auto dimming. Takehiro Watanabe, President Director PT HPM menyebutkan, “New Honda Civic merupakan salah satu model dengan reputasi besar di berbagai negara, salah satunya termasuk di Indonesia. Penyegaran yang dilakukan pada desain bagian eksterior dan fitur di interior mengukuhkan kemewahan dan citra sporty dari model ini“

Nah, kalian tidak akan menemukan banyak varian di Honda Civic Turbo Facelift, karena kini hanya ada satu varian saja yang dijual oleh pihak HPM di Indonesia. Untuk urusan fitur dan spesifikasi mesin, tak ada perubahan jikalau dibandingkan dengan pendahulunya. New Honda Civic 1.5L Turbo tersedia dalam 5 warna yaitu Lunar Silver Metallic, Modern Steel Metallic, Crystal Black Pearl, Platinum White Pearl serta warna baru yaitu Rallye Red. New Honda Civic 1.5L Turbo ditawarkan dengan harga Rp 507.000.000 OTR Jakarta.

Jadi, bagaimana menurut kalian sosok Honda Civic Turbo Facelift ini? Apa Tanggapan kalian pada sedan berturbo yang banderolnya sudah tembus setengah milyar ini?